Nasional

Adipati Agung Luksemburg Umumkan Akan segera Turun Takhta

Adipati Agung Luksemburg Umumkan Akan segera Turun Takhta


Jakarta

Grand Duke (Adipati Agung) Henri dari Luksemburg pada hari Minggu mengumumkan Akan segera mengundurkan diri dan menyerahkan takhta ke putranya, Pangeran Guillaume. Ia Akan segera memulai transfer kekuasaan kepada Guillaume pada bulan Oktober mendatang.

“Saya ingin memberi tahu Anda bahwa saya Sudah memutuskan untuk menunjuk Pangeran Guillaume sebagai Letnan-Perwakilan pada bulan Oktober,” kata Henri, 69 tahun, dalam pidato hari libur nasional, dilansir AFP, Senin (24/6/2024).

“Dengan segenap cinta dan keyakinan saya, saya mendoakan yang Unggul untuknya.”


Pengambilalihan gelar tersebut menandai dimulainya pengalihan mahkota kepada Guillaume, 42, tetapi perubahan penuh di Kadipaten Agung kemungkinan Akan segera memakan waktu beberapa tahun.

“Ini Merupakan awal dari Putaran berikutnya bagi monarki kita,” kata Perdana Pembantu Presiden Luksemburg Luc Frieden kepada media lokal.

Langkah ini mengejutkan publik, Meskipun demikian demikian Frieden mengatakan hal itu Sudah dipertimbangkan secara tertutup selama beberapa waktu.

“Kami Pernah membicarakan hal itu sejak lama, dan saya kira pada hari libur nasional itu Merupakan momen yang tepat, karena Grand Duke Merupakan simbol bangsa kita,” ujarnya.

Henri, seorang olahragawan dengan kekayaan diperkirakan mencapai miliaran USD, mengambil alih tahta pada tahun 2000 setelah ayahnya Jean turun tahta setelah memerintah selama 36 tahun.

Luksemburg, negara kecil berpenduduk 660.000 jiwa yang terletak di antara Belgia, Prancis, dan Jerman, memiliki monarki konstitusional dengan peran terbatas dalam pemerintahan.

Parlemen Luksemburg pada tahun 2008 mencabut peran legislatif monarki setelah Henri, seorang Katolik, menolak menandatangani undang-undang euthanasia menjadi undang-undang.

Guillaume, yang gelar resminya termasuk Pangeran Luksemburg dan Pangeran Nassau dan Bourbon-Parma, menikah dengan bangsawan Belgia Countess Stephanie de Lannoy.

Pewaris takhta, yang memiliki dua putra, belajar di Swiss sebelum lulus dari perguruan tinggi militer elit Sandhurst di Inggris seperti ayahnya.

Luksemburg, pusat jasa keuangan yang kaya dengan salah satu tingkat pendapatan domestik bruto per kapita tertinggi di dunia, Sudah dipimpin oleh dinasti keluarga sejak tahun 1890.

Sumber Refrensi Berita: Detik.com

Tinggalkan Balasan

Back to top button