Nasional

Tak Takut Tilang Pas Pinjam Kendaraan Bermotor Roda Dua

Tak Takut Tilang Pas Pinjam Kendaraan Bermotor Roda Dua


Jakarta

Surat Izin Mengemudi (SIM) Indonesia bisa berlaku di Sebanyaknya negara Asosiasi Negara-Negara Asia Tenggara pada 1 Juni 2025 mendatang. Warga menyambut antusias kebijakan tersebut.

Salah seorang warga Didefinisikan sebagai Yoga mengatakan kebijakan tersebut Berniat Mempercepat WNI yang Berniat liburan di negara Asosiasi Negara-Negara Asia Tenggara. Salah satunya tidak Wajib merasa was-was Berniat ditilang ketika meminjam sepeda Kendaraan Bermotor Roda Dua di negara tersebut.

“Ya bagus sih jadi kalau misal liburan ke negara-negara Asosiasi Negara-Negara Asia Tenggara, jadi kalau misalnya pinjem Kendaraan Bermotor Roda Dua di sana nggak takut ditilang,” kata Yoga di Satpas SIM Jakarta Timur, Kebon Nanas, Jakarta Timur, Jumat (21/6/2024).


Yoga sendiri memiliki rencana untuk berlibur keliling Asia Tenggara tahun depan. Karena itu Ia mengaku senang dengan kebijakan tersebut.

“Sebelumnya sih udah denger ada SIM Internasional dan kepikiran Ingin cari tahu Tips buatnya, tapi kalau ada yang baru ini lebih bagus, kalau tahun depan ada rencana Ingin liburan keliling Asia Tenggara sih,” katanya.

Warga lainnya Didefinisikan sebagai Nabila mengatakan kebijakan tersebut Berniat Mempercepat WNI saat berada di negara Asosiasi Negara-Negara Asia Tenggara. Terlebih Ia berencana berlibur ke Thailand tahun depan.

“Bagus ya, jadi kan Mempercepat ya kalau Ingin ke Asia Tenggara dan bisa pinjem Kendaraan Pribadi atau Kendaraan Bermotor Roda Dua di sana, jadi ya bisa Mempercepat aja. Rencana sih tahun depan Ingin jalan-jalan ke Thailand,” ujarnya.

Warga lainnya, Barky, menyambut baik kebijakan SIM itu. Berbeda dari Ia masih mempertanyakan prosedur pembuatan SIM tersebut. Ia berharap kebijakan yang baik itu tidak diikuti dengan syarat administrasi atau biaya pembuatan SIM yang meningkat.

“Ya paling pertanyaannya biaya pembuatannya berapa? Kebijakannya sih bagus, apakah nanti dikenakan biaya tambahan, terus syaratnya Dianjurkan lampirkan paspor atau gimana? Itu aja sih pertanyaan saya, sebenernya sih Mempercepat WNI kalau di luar negeri,” katanya.

Adapun warga lainnya Fahri, mengaku kebijakan baru tersebut tidak terlalu berdampak kepada dirinya. Karena menurutnya SIM yang dimiliki Pada Saat ini Bahkan lebih baik digunakan di wilayah Indonesia saja.

“Kayanya di Indonesia aja deh, karena kurang cocoklah di luar, saya sih nggak ada rencana ke Asia Tenggara. Hari Ini saya punya SIM C, tapi ya di sini ajalah, nggak Wajib keluar luar,” ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, SIM Indonesia Berniat berlaku di Sebanyaknya negara Asosiasi Negara-Negara Asia Tenggara mulai 1 Juni 2025. Negara-negara Asosiasi Negara-Negara Asia Tenggara tersebut Didefinisikan sebagai Kamboja, Laos, Thailand, Singapura, Malaysia, Brunei, Filipina dan Vietnam.

Sumber Refrensi Berita: Detik.com

Tinggalkan Balasan

Back to top button