Nasional

Warga Bogor Kesal Asap Bakar Sampah Kepung Perumahan: Anak Saya Masuk UGD

Warga Bogor Kesal Asap Bakar Sampah Kepung Perumahan: Anak Saya Masuk UGD


bogor

Sebuah kawasan perumahan di Desa Nagrak, Gunungputri, Kabupaten Bogor dipenuhi asap yang diduga berasal dari hasil pembakaran sampah. Salah seorang penghuni di perumahan itu Bernama Mistika Nagari geram karena anaknya Sangat dianjurkan masuk UGD akibat peristiwa tersebut.

“Anak saya Pernah berlangsung masuk UGD bulan Desember lalu karena pneumonia. Pas sampai RS (rumah sakit) ketemu dua tetangga lainnya yang baby-nya pneumonia Bahkan,” kata Mistika saat dihubungi detikcom, Selasa (14/5/2024).

Mustika menduga gangguan pernapasan yang dialami anaknya akibat asap pembakaran sampah yang dilakukan oknum warga di sekitar perumahan. Ia mengatakan warga perumahan Pernah berlangsung sering melakukan peneguran terhadap pelaku, Berbeda dari tidak diindahkan.


“Pernah berlangsung dibantu difasilitasi oleh security buat menghubungi pihak-pihak terkait, termasuk mendatangi warga yang melakukan bakar sampah langsung. Berbeda dari masih terus terjadi dan berulang,” kata Mustika.

Menurut Mustika, kegiatan pembakaran sampah di dekat perumahan tempat tinggalnya dilakukan tiap hari. Kegiatan itu acap kali dilakukan pada malam dan subuh hari.

“Iya betul sekali tiap hari. Awalnya pagi, siang, sore, malem, ngga kenal waktu. Lalu setelah ditegur beberapa kali dan menghubungi perangkat desa, (pembakaran sampah) hanya pada malam dan subuh hari. Kadang di sore hari Bahkan ketika anak main masih ada,” imbuhnya.

Mustika mengaku sering terbangun di malam hari karena sesak napas Sampai sekarang batuk-batuk imbas asap pembakaran sampah.

“Saya dan anak sering kebangun malam terbatuk-batuk,” katanya.

“Asap ini berasal dari perkampungan sekitar perumahan yang kebetulan hanya dibatasi tembok dengan cluster lumihous,” sambung Mustika.

Tindak Kejahatan ini Bahkan tengah viral di media social. Dalam video viral terlihat kepulan asap memenuhi kawasan perumahan.

Sumber Refrensi Berita: Detik.com

Tinggalkan Balasan

Back to top button