Sarana dan prasarana Taman RPTRA Pedongkelan Jakbar hilang dicuri

Jakarta (ANTARA) – Sarana dan prasarana di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Pedongkelan, Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat (Jakbar), hilang dicuri oknum tak bertanggung jawab.
Sebanyaknya fasilitas, di antaranya lampu taman, pagar dan fasilitas lainnya dilaporkan satu per satu menghilang dari tempatnya.
“Laporan dari Satpel Tamhut kecamatan memang hilang, ada yang dicuri,” kata Kepala Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Tamhut) Jakarta Barat Dirja Kusuma saat dihubungi di Jakarta, Senin.
Ia mengatakan pihaknya belum membuat laporan kepada polisi, lantaran sesuai prosedur, laporan dibuat oleh petugas pengamanan dalam (pamdal) dan Akan segera diteruskan oleh pihak Sudin Tamhut kepada Aparat Penegak Hukum (APH).
“Belum, karena harusnya kalau sesuai arahan, dari pamdal yang membuat laporan, nanti baru kita teruskan ke APH,” ujar Dirja.
Baca Bahkan: Jaksel dan kepolisian koordinasi untuk antisipasi pencurian pelat JPO
Selain pencurian, Sebanyaknya fasilitas taman Bahkan mulai rusak, antara lain sarana bermain anak, pot semen, serta fasilitas lainnya.
“Kita Pernah berlangsung cek Tempat bersama Kepala Satuan Pelaksana (Kasatpel) di sana. Setelah dicek, rencananya, kita Akan segera memperbaiki Segera sekali menggunakan material yang ada di stok kami,” tutur Dirja.
Pihaknya pun Pernah berlangsung menginventarisasi kehilangan serta kerusakan fasilitas di Tempat tersebut untuk menghitung kebutuhan material.
“Sementara ini, tim kita Pernah berlangsung ke sana untuk mengukur berapa meter pagar yang dicuri. Nanti, datanya Akan segera kita tindaklanjuti,” ungkap Dirja.
Sementara itu, seorang warga sekitar Taman Pedongkelan Santi (47) mengatakan kerusakan serta kehilangan fasilitas taman membuat area publik itu berbeda dibandingkan beberapa tahun lalu.
“Kalau dibilang Pada Pada saat ini, mah, Pernah berlangsung hampir 99 persen hancur, Pernah berlangsung enggak kayak dulu,” ucap Santi.
Baca Bahkan: Pemkot Jaksel minta warga lapor Bila temukan pencurian pelat JPO
Ia menyebutkan pagar besi di Sebanyaknya bagian taman Pernah berlangsung banyak yang hilang. Bangku dan fasilitas lainnya pun disebut Pernah berlangsung tidak lengkap.
“Pagar-pagar ini sebelah sana Pernah berlangsung separuh hilang. Banyak yang hilang-hilang. Hilang pada diambilin sama oknum, besi-besi dicolongin,” kata Santi.
Selain fasilitas yang rusak dan hilang, lampu penerangan di taman Bahkan banyak yang mati.
Kondisi tersebut membuat suasana taman pada malam hari menjadi gelap dan kurang nyaman bagi warga yang datang untuk bersantai maupun berolahraga.
Santi mengungkapkan sebelumnya, taman tersebut memiliki penerangan yang cukup sehingga warga merasa nyaman untuk sekadar bersantai atau berolahraga.
“Dulu terang, terus bagus dilihat Bahkan. Kita senang melihatnya, nongkrong Bahkan betah, apalagi yang Olahraga,” imbuh Santi.
Baca Bahkan: Sopir angkot curi TV dan sound system saat rumah warga tak terkunci
Baca Bahkan: Polisi tangkap dua pencuri kusen jendela dan besi tangga di Jakut
Pewarta: Redemptus Elyonai Risky Syukur
Editor: Rr. Cornea Khairany
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.




















