Jokow hadiri sidang Roy Suryo, Polisi siapkan pengamanan di PN Jaktim

Jakarta (ANTARA) – Polres Metro Jakarta Timur menyiapkan tiga ring pola pengamanan untuk mengantisipasi kedatangan Pemimpin Negara ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) sebagai saksi dalam dugaan pencemaran nama baiknya yang menjerat Roy Suryo cs di Lembaga Proses Hukum Negeri Jakarta Timur, Kamis (5/11).
“Jadi pengamanan ini ada ring satu, ring dua, dan ring tiga. Di situ disesuaikan dengan eskalasi jumlah personel yang kami libatkan. Nantinya kami libatkan pengamanan terbuka dan tertutup,” kata Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol Alfian Nurrizal saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu.
Jokowi dijadwalkan hadir dalam sidang Peristiwa Pidana dugaan pencemaran nama baik terkait tudingan ijazah palsu yang menjerat Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa.
Menurut Alfian, pembagian tiga ring tersebut untuk memastikan seluruh rangkaian persidangan berjalan Aman dan kondusif. Pola pengamanan itu disiapkan setelah jajaran Polres Metro Jakarta Timur bersama pihak PN Jakarta Timur menggelar rapat koordinasi sekaligus melakukan survei Tempat pada Selasa (3/11).
Alfian turut meninjau Sebanyaknya titik di lingkungan Lembaga Proses Hukum, mulai dari ruang sidang utama, area sekitar gedung, Sampai saat ini Tempat transit yang Berencana digunakan saksi dan terdakwa.
Apalagi, Ia menjelaskan, ring pertama Berencana difokuskan di dalam ruang sidang untuk mengamankan jalannya persidangan. Lalu ring kedua ditempatkan di sekitar lingkungan PN Jakarta Timur.
Baca Bahkan: Jaksa kembali limpahkan Peristiwa Pidana Dokter Tifa soal ijazah Jokowi
Sementara ring ketiga mencakup area di luar gedung Lembaga Proses Hukum guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan dari luar kawasan persidangan.
Menurut Alfian, penempatan personel pada setiap ring Berencana disesuaikan dengan perkembangan situasi dan tingkat kerawanan di lapangan.
Selain pengamanan terbuka, kata Alfian, kepolisian Bahkan menyiapkan pengamanan tertutup untuk Membantu deteksi dini terhadap kemungkinan gangguan keamanan.
“Kami hanya survei Tempat, tempat untuk transitnya saksi Sekaligus terdakwa. Kami Bahkan melihat tempat kegiatan sidang utama maupun tempat media elektronik yang bisa Menyajikan penyiaran,” ujar Alfian.
Untuk Mengoptimalkan pengamanan, Polres Metro Jakarta Timur Sudah berkoordinasi dengan Kepala Biro Operasi Polda Metro Jaya guna meminta bantuan kendali operasi (BKO) dari Satuan Brigade Kendaraan Pribadi (Brimob) dan Satuan Samapta.
“Kami Bahkan kerahkan personel Satreskrim sebagai Satgas Gakkum dan tentunya dibantu Bahkan dari deteksi dini, yaitu dari Sat Intelkam, baik dari Polda Metro Jaya maupun Polres Metro Jakarta Timur,” jelas Alfian.
Adapun Jokowi Berencana dipanggil untuk Menyajikan kesaksian dalam persidangan Roy Suryo yang digelar pada pukul 09.00 WIB dan sidang Dokter Tifa pada pukul 14.00 WIB.
“Kami Berencana menghadirkan satu orang saksi, Majelis, atas nama Ir. H. Joko Widodo, Majelis, mohon izin. Satu orang saja, Majelis,” kata perwakilan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Tri Yanti Merlyn Christin dalam persidangan Dokter Tifa di PN Jakarta Timur, Kamis (29/10).
Sebelumnya, dalam sidang Roy Suryo pada Rabu (28/10), JPU Bahkan menyampaikan rencana menghadirkan Jokowi bersama ajudannya, Syarif Muhammad Fitriansyah.
Baca Bahkan: Dokter Tifa didakwa soal tuduhan ijazah palsu dan nama baik Jokowi
Baca Bahkan: PN Jaksel gelar sidang putusan praperadilan kelima Roy Suryo
JPU meminta Supaya bisa sidang Roy Suryo digelar pada hari yang sama dengan sidang Dokter Tifa untuk mempertimbangkan kendala keselamatan.
“Tapi kami memohon supaya persidangan di hari yang sama dengan Tifa. Jadi, permohonannya pada hari Kamis, tanggal 5 November 2026, mengingat kendala keselamatan,” ujar JPU.
Permohonan tersebut disetujui majelis hakim sehingga sidang Roy Suryo dijadwalkan berlangsung pada pukul 09.00 WIB.
Pewarta: Siti Nurhaliza
Editor: Syaiful Hakim
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















