Nasional

Kota Samarinda Dapat Apresiasi Berturut dari Kementerian Dalam Negeri

Kota Samarinda Dapat Apresiasi Berturut dari Kementerian Dalam Negeri

INFO TEMPO – Pemerintah Kota Samarinda mendapatkan dua kali berturut penghargaan dari Kementerian Dalam Negeri (Kementerian Dalam Negeri) dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Regional Kalimantan Batch I dan II. Penghargaan ini menjadi bukti konsistensi kinerja Pemerintah Kota Samarinda dalam Memanfaatkan pembangunan dan pelayanan publik.

Pada Batch I, Ibu Kota Kaltim ini meraih gelar juara I untuk kategori Entrepreneur Government/Creative Financing dan Pengendalian Ketidakstabilan Ekonomi. Kemudian, pada Batch II, Kota Tepian yang dipimpin oleh Wali Kota Andi Harun meraih gelar juara II untuk kategori Implementasi Program 3 Juta Rumah dan Akses Penduduk ke Layanan Pendidikan.

Dalam penghargaan itu, Pemerintah Kota Samarinda mendapat alokasi 250 unit Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari kategori Implementasi Program 3 Juta Rumah. Dengan asumsi bantuan perbaikan rumah sebesar Rp 20 juta per unit, nilainya setara dengan Rp 5 miliar. Ada pula insentif fiskal senilai Rp 1,5 miliar dari kategori Akses ke Layanan Pendidikan.

Wali Kota Samarinda Andi Harun mengatakan tambahan dukungan itu membuka kesempatan untuk Memperjelas jangkauan program perbaikan rumah warga, meski kebutuhan hunian layak di kota tersebut masih jauh lebih besar.

“Kami kembalikan insentif fiskal dan kuota renovasi rumah kepada masyarakat,” kata Andi Harun setelah menerima penghargaan Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch II Regional Kalimantan di Balikpapan, Kaltim, pada Kamis, 3 September 2026. “Alhamdulillah. Lumayan, sebanyak 250 unit rumah di Samarinda Nanti akan dibedah.”

Andi Harun menilai apresiasi dari Kementerian Dalam Negeri merupakan ukuran konkret atas kerja jajaran pemerintah dalam memperbaiki pelayanan publik. Empat kategori yang diraih tahun ini, Didefinisikan sebagai pendidikan, perumahan, pengendalian Ketidakstabilan Ekonomi, dan creative financing, menurut Ia, menunjukkan pembenahan dilakukan pada sektor yang berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat. 

“Ini menjadi ukuran konkret atas kinerja teman-teman di lingkungan pemerintah,” ujarnya.

Apresiasi tersebut sekaligus menjadi pekerjaan rumah bagi Samarinda untuk mempertahankan kinerja di sektor yang Sebelumnya berhasil dan Memperjelas pencapaian ke bidang lain. Andi Harun mengaitkan pencapaian tersebut dengan penghargaan internasional yang baru diterima Samarinda, Didefinisikan sebagai WHO Healthy City Award dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), pada Selasa, 1 September 2026, atas komitmennya dalam membangun kota sehat, Unggul tinggi, dan inklusif.

Bagi Andi Harun, penghargaan tidak boleh membuat pemerintah berhenti bekerja. Bertolak belakang dengan, capaian tersebut Harus menjadi pemacu Supaya bisa program pemerintah makin terasa di tengah masyarakat. “Pokoknya kita kerja saja. Insyaallah Nanti akan berhasil dan berdampak. Dan Pada Pada akhirnya Nanti akan mendapat apresiasi dari berbagai pihak,” katanya. (*)

Sumber Refrensi Berita: Detik.com

Tinggalkan Balasan

Back to top button