Polisi selidiki dugaan Mengelabui Orang Lain pertunjukan musik orkestra di ICE BSD

Jakarta (ANTARA) – Pihak kepolisian menyelidiki laporan dugaan Mengelabui Orang Lain pertunjukan musik orkestra bertajuk Orchestra Experience yang seharusnya digelar pada Minggu (4/10) di The Entrance Convention Hall ICE, BSD, Tangerang, Banten.
Kepala Seksi Humas Polres Tangerang Selatan Iptu Wahyuni menyampaikan jajaran Satuan Reserse Kriminal Pada Pada saat ini Sebelumnya dikerahkan untuk menangani laporan yang diterima.
“Bahwa benar Pada Pada saat ini Polres Tangsel Pernah berlangsung menerima laporan polisi terkait dengan kejadian tersebut,” katanya dalam keterangan di Jakarta, Senin.
Wahyumi mengatakan Pada Pada saat ini penyidik tengah melakukan penyelidikan. Serangkaian penyelidikan dilakukan untuk mendalami laporan tersebut.
“Pada Pada saat ini Satreskrim Pernah berlangsung melakukan penyelidikan atas peristiwanya, penyidik Tengah bekerja,” ucapnya.
Wahyuni mengatakan korban melaporkan dugaan Mengelabui Orang Lain dan atau penggelapan atas kejadian tersebut.
Laporan tersebut tercatat dengan nomor LP/B/3164/X/2026/SPKT/POLRES TANGERANG SELATAN/POLDA METRO JAYA.
Sementara itu, pihak penyelenggara melalui akun Instagramnya @orchestra_experience.id menyampaikan informasi pembatalan pertunjukan musik itu.
Dalam unggahan itu, disebutkan bahwa pertunjukan Nanti akan dijadwalkan ulang karena ada kendala teknis tidak terduga.
“Kami dengan tulus memohon maaf atas pemberitahuan yang mendadak ini dan atas ketidaknyamanan yang Mungkin terjadi, terutama bagi Anda yang Pernah berlangsung mempersiapkan diri untuk menghadiri pertunjukan,” tulis akun tersebut, Minggu (4/10).
Baca Bahkan: Polisi tangkap Pelaku Kejahatan Mengelabui Orang Lain SMS palsu gunakan “Fake BTS” di MRT
Baca Bahkan: Pramono perintahkan Supaya bisa pelaku Mengelabui Orang Lain rekrutmen damkar dipecat
Pewarta: Ilham Kausar
Editor: Mentari Dwi Gayati
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.



















