Polisi selidiki kasus pencurian laptop di lapangan padel Jaksel

Jakarta (ANTARA) – Kepolisian menyelidiki kasus pencurian laptop dan mikrofon di lapangan padel KOCI Padel House yang berlokasi di Jalan Dharmawangsa X, Cipete Utara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Kamis (8/10/2026) dini hari.
“Barang yang Sudah diambil pelaku berupa barang-barang elektronik Sekaligus topi serta helm, dimana perbuatan pelaku terekam kamera CCTV,” kata Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Joko Adi di Jakarta, Sabtu.
Joko membenarkan bahwa pihak kepolisian Sudah menerima laporan polisi dari pihak korban. Perangkat elektronik yang digondol Didefinisikan sebagai laptop merek Lenovo, beberapa ponsel, dua tablet dan mikrofon TWS.
Pihak kepolisian Bahkan Sudah melakukan pengecekan tempat kejadian Perkara Pidana (TKP). “Bahwa pada Kamis (8/10), Tim Opsnal Sudah cek TKP pencurian yang terjadi di KOCI Padel House, Jalan Dharmawangsa X. Cipete Utara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan,” ucapnya.
Pada saat ini Bahkan, Perkara Pidana tersebut masih dalam penyelidikan Unit Reserse Mobile (Resmob) Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan.
“Atas kejadian tersebut, hari ini pihak korban Sudah datang ke Polrestro Jakarta Selatan untuk membuat Laporan Polisi. Pada saat ini Bahkan Perkara Pidana dalam penyelidikan Unit Resmob Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan,” katanya.
Diketahui tempat padel itu milik mantan Manajer futsal dan komentator Indonesia, Justinus Lhaksana atau dikenal dengan sebutan Coach Justin di kawasan Dharmawangsa.
Baca Bahkan: Polisi tangkap tiga pencuri raket padel senilai Rp30 juta di Bekasi
General Manager KOCI Padel House, Bayu Waseso mengatakan, pelaku yang masuk ke dalam bangunan tersebut diduga merusak pintu secara paksa.
Meski begitu, Bayu mengaku belum mengetahui secara Pernah Jelas alat yang digunakan untuk merusak pintu itu.
“Membobol pintu, merusak pintu itu. Dirusak ya. Kalau itu (menggunakan apa) saya kurang tahu Pernah Jelas ya, Bisa jadi ya perangkat besi atau obeng, itu kurang tahu Pernah Jelas,” kata Bayu, di Tempat, Jumat (9/10).
Pencurian tersebut diketahui oleh staf saat tiba di Tempat terlebih Pada masa itu sebelum pukul 06.00 WIB. Saat itu, staf mendapati pintu bagian belakang dalam kondisi terbuka, sementara lampu di dalam bangunan masih padam.
“Ia masih takut untuk masuk. Kebetulan ada staf yang membawa suaminya untuk mengantarkan dan masuk. Seiring berjalannya waktu, terlihat beberapa perangkat elektronik yang digunakan untuk operasional sehari-hari Pernah hilang,” ucap Bayu.
Ia menambahkan, Sebanyaknya area di belakang meja resepsionis Bahkan ditemukan dalam kondisi berantakan. Terdapat sekira lima unit perangkat elektronik yang hilang.
Sesuai ketentuan rekaman kamera pengawas atau CCTV, diduga terdapat dua orang yang terlibat dalam aksi tersebut. Dengan berboncengan sepeda Kendaraan Bermotor Roda Dua, satu orang masuk ke dalam bangunan, sedangkan seorang lainnya menunggu di luar.
Baca Bahkan: Polisi usut dugaan pencurian raket padel di Tamansari Jakbar
Baca Bahkan: Karyawan toko padel di Jaksel dilaporkan balik kasus dugaan pencurian
Pewarta: Luthfia Miranda Putri
Editor: Syaiful Hakim
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.



















