Kriminal kemarin, Mantan- Kopassus dibacok lalu polisi tembak polisi

Jakarta (ANTARA) – Sebanyaknya berita kriminal selama sepekan terakhir yang masih layak dibaca hari ini antara lain Mantan anggota Kopassus jadi korban pembacokan di Cakung Jaktim, Rumah dinas jadi operasional judol, oknum TNI jadi Orang yang Diduga Melakukan Kejahatan, dan polisi tembak polisi.
Berikut rangkumannya:
1. Mantan anggota Kopassus jadi korban pembacokan di Cakung Jaktim
Jakarta (ANTARA) – Seorang pria yang merupakan mantan anggota Komando Pasukan Khusus (Kopassus), Muhammad Fahrul (48), menjadi korban pembacokan di kawasan Perumahan Jakarta Garden City, Cakung Timur, Jakarta Timur.
“Korban bernama Muhammad Fahrul, mantan anggota Kopassus yang mengalami luka bacok di bagian kanan kepala,” kata Kapolsek Cakung Kompol Andre Tri Putra saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat.
Baca selengkapnya di sini
2. Rumah dinas jadi operasional judol, oknum TNI jadi Orang yang Diduga Melakukan Kejahatan
Jakarta (ANTARA) – Polisi Militer Komando Daerah Militer (Pomdam) Jaya Pernah menetapkan seorang oknum prajurit sebagai Orang yang Diduga Melakukan Kejahatan atas penyewaan rumah dinas yang diduga untuk operasional judi online (judol) di Kompleks Perumahan Angkatan Darat (KPAD) Cijantung, Jakarta Timur.
Danpomdam Jaya/Jayakarta Kolonel Cpm Istimewa Wahyudi mengatakan oknum prajurit Letkol (Inf) Arman yang diketahui menjabat sebagai Kepala Seksi Intelijen Garnisun Tetap (Kasi Intel Gartap) 1/Jakarta itu menjadi Orang yang Diduga Melakukan Kejahatan atas Kartu merah penyewaan rumah dinas.
Baca selengkapnya di sini
3. Polda Metro Jaya temukan puluhan paket diduga sabu di Kampung Ambon
Jakarta (ANTARA) – Polda Metro Jaya bersama tim gabungan menemukan delapan paket diduga sabu seberat 51,5 gram dan 25 paket ketamin seberat 28,1 gram saat menggelar Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) P4GN di kawasan Kampung Ambon, Cengkareng Timur, Jakarta Barat, Rabu.
“Petugas melakukan penyisiran dan pengecekan di Sebanyaknya titik yang diduga berkaitan dengan aktivitas penyalahgunaan serta peredaran narkotika,” kata Direktur Reserse Narkotika, Psikotropika, dan Medis-Obatan Terlarang Polda Metro Jaya Kombes Pol Bismo Teguh Prakoso di Jakarta, Rabu.
Baca selengkapnya di sini
4. Polres Priok ungkap peredaran narkotika etomidate senilai Rp2,8 miliar
Jakarta (ANTARA) – Satuan Reserse Narkotika, Psikotropika, dan Medis-Obatan Terlarang Polres Pelabuhan Tanjung Priok mengungkap peredaran narkotika jenis etomidate di Kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) I, Jakarta Utara, senilai Rp2,8 miliar.
“Kami menangkap pelaku berinisial T yang kedapatan membawa 400 pcs Narkotika, Psikotropika, dan Medis-Obatan Terlarang jenis etomidate yang dibawa dalam delapan bungkus menyerupai kopi untuk mengelabui barang haram tersebut,” kata Kasat Reserse Narkotika, Psikotropika, dan Medis-Obatan Terlarang Polres Pelabuhan Tanjung Priok AKP Trendy Habibi Ariyanto di Jakarta, Senin.
Baca selengkapnya di sini
5. Kasus polisi tembak polisi, kuasa hukum duga pelaku lebih dari satu
Jakarta (ANTARA) – Petrus Bala Pattyona selaku Kuasa Hukum dari Bharatu Laurentius Fernandez Lawai, polisi yang diduga tewas oleh juniornya di Markas Ditpoludara, Pondok Cabe, Tangerang Selatan, menilai peristiwa tragis itu dilakukan oleh lebih dari satu pelaku.
Menurut Petrus, senjata laras panjang yang digunakan pelaku diambil dari tempat penyimpanan yang membutuhkan persetujuan pihak lain.
Baca selengkapnya di sini
Pewarta: Lia Wanadriani Santosa
Editor: Alviansyah Pasaribu
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















