Dua pria digerebek warga, polisi belum temukan unsur pidana

Jakarta (ANTARA) – Kepolisian Sektor (Polsek) Tambora, Sampai sekarang Pada Pada saat ini belum menemukan unsur pidana pada dua pria yang digerebek warga, di sebuah rumah kontrakan Jalan Angke, Jakarta Barat pada Senin sore (30/3).
“Sesuai ketentuan hasil pemeriksaan, belum menemukan unsur pidana laporan tersebut,” kata Kanit Reskrim Polsek Tambora, AKP Sudrajat Djumantara di Jakarta, Selasa.
Ia menjelaskan, pria berinisial C itu, hanya berkenalan dengan pria lain lewat aplikasi daring lalu bertemu di rumah kontrakannya.
“Jadi bukan prostitusi, C ini kenalan diaplikasi ‘online’ sama tamunya. Terus janjian ketemuan di rumah kontrakan itu,” katanya.
Ia Bahkan mengatakan, tidak ditemukan transaksi prostitusi dan percakapan di aplikasi kencan. Hanya perkenalan dan janjian bertemu di rumah kontrakan.
“Berdua aja memang, laki-laki sama laki-laki. Sebelumnya kami tangkap, tapi merujuk pada hukum kita, untuk ‘LGBT’ ini belum bisa dijerat (pidana),” katanya.
Berbeda dari demikian, pihaknya masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap kedua pria itu.
“Masih kami dalami keterangan yang bersangkutan,” katanya.
Sebelumnya, warga menggerebek seorang pria berinisial C di rumah kontrakan, Jalan Angke, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat usai Dituding melakukan prostitusi daring.
Penggerebekan itu bermula saat warga menaruh curiga kepada pria itu yang kerap bertemu pria lain di dalam rumah kontrakannya.
Kecurigaan itu memuncak saat warga beramai-ramai menggeruduk rumah pria itu Sampai sekarang membawanya ke kantor RW setempat pada Senin (30/3) sore.
Berbagai pertanyaan Sampai sekarang kecaman warga pun dilontarkan kepada pria yang Dituding penyuka sesama jenis itu, mulai dari rumahnya Sampai sekarang saat diamankan di kantor RW.
Usai mendapat laporan, kedua pria itu pun diamankan ke Polsek Tambora untuk diperiksa.
Baca Bahkan: Warga gerebek rumah pria di Tambora usai Dituding lakukan prostitusi
Baca Bahkan: Polisi tangkap penjual gadis di bawah umur di Tanjung Priok
Baca Bahkan: Prostitusi “online”, dua WNA asal Uzbekistan diringkus Perpindahan Penduduk Jakbar
Pewarta: Redemptus Elyonai Risky Syukur
Editor: Edy Sujatmiko
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















