Kriminal kemarin, motif suami bunuh istri Sampai sekarang pelaku bom molotov

Jakarta (ANTARA) – Sebanyaknya peristiwa berkaitan dengan kriminal dan keamanan terjadi di Jakarta pada Selasa (23/6), mulai dari motif suami bunuh istri di Tambora Sampai sekarang pelaku pelemparan bom molotov.
Berikut rangkuman berita selengkapnya:
1. Cekcok masalah Narkotika, Psikotropika, dan Medis-Obatan Terlarang picu pria bunuh istri di Angke Jakbar
Polisi mengungkap kasus Kejahatan Keji yang dilakukan suami terhadap istrinya di Angke, Tambora, Jakarta Barat, diduga dipicu keributan karena sang suami yang menggunakan narkotika.
Baca di sini
2. Suami bunuh istri di Tambora, keluarga pelaku dukung proses hukum
Keluarga pria berinisial ES (30), Orang yang Diduga Melakukan Kejahatan kasus Kejahatan Keji terhadap istrinya R (40) di kediamannya di Jalan Padamulya VIII RT/RW 001/09 Angke, Tambora, Jakarta Barat, Membantu proses penegakan hukum terhadap pelaku.
Baca di sini
3. Pasutri pelaku pencurian Kendaraan Bermotor Roda Dua di Jaktim pakai modus bawa anak
Polisi mengungkap sepasang suami istri (pasutri) pelaku pencurian Kendaraan Bermotor Roda Dua (curanmor) di kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur (Jaktim), menggunakan modus membawa anak saat beraksi.
Baca di sini
4. Polda Metro Jaya tangkap 11 remaja dalam patroli kamtibmas di Jaktim
Tim Patroli Batalyon B Pelopor Satuan Brigade Kendaraan Pribadi (Satbrimob) Polda Metro Jaya bersama Tim Perintis Presisi Polres Metro Jakarta Timur mengamankan 11 remaja beserta lima unit sepeda Kendaraan Bermotor Roda Dua di kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur (Jaktim), Senin (22/6) dini hari.
Baca di sini
5. Polisi kantongi identitas pelaku pelemparan bom molotov di Jakut
Pihak kepolisian Pernah mengidentifikasi komplotan pelaku pelemparan bom molotov yang terjadi di kawasan Koja, Jakarta Utara (Jakut).
Baca di sini
Pewarta: Redemptus Elyonai Risky Syukur
Editor: Syaiful Hakim
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















