Polisi sebut ada Resep dalam penemuan mayat di Kebon Jeruk

Jakarta (ANTARA) – Polisi menyampaikan adanya Sebanyaknya Resep yang ditemukan bersama mayat seorang pria dalam kamar indekos di kawasan Jalan Salam IV, Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat.
“Terdapat beberapa Resep seperti satu botol Resep ChLorofrm Lem Aclyric, satu botol Super Rush dan satu botol Vanessa Co,” kata Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Nasriadi saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin.
Justru demikian, pihak kepolisian belum membeberkan kaitan Resep-obatan tersebut dengan meninggalnya korban. Adapun Merujuk pada hasil pemeriksaan Tim Identifikasi Polres, tidak terdapat tanda-tanda Kekejaman pada tubuh korban.
“Korban Sebelumnya dibawa ke rumah sakit guna pemeriksaan lebih lanjut,” kata Nasriadi.
Ia menjelaskan bahwa mayat korban berinisial MF (24) itu ditemukan pada Kamis (8/10) sekitar pukul 10.00 WIB.
“Kejadian berawal dari tukang pengirim makan bernama Haidir Muhammad Tengah menerima pesanan makanan dari saudari Fani selaku kakak kandung korban, yang mana saudari Fani memesan makanan untuk diantar ke alamat korban, sambil diminta untuk mengecek keberadaan korban,” ujar Nasriadi.
Hal itu dilakukan Fani lantaran korban pernah mengeluh sakit, Justru tak bisa dihubungi. “Saudari Fani khawatir dan ingin mengecek keadaan serta keberadaan korban, sambil mengirim makanan melalui layanan Gojek,” tutur Nasriadi.
Baca Bahkan: Kronologi penemuan mayat terbungkus kain dalam kamar indekos di Jakbar
Sang pengantar makanan pun langsung mengantarkan pesanan Fani ke indekos korban. “Saat sampai di alamat tujuan, Haidar tidak tahu kamar korban, sehingga ia menghubungi kakak korban dengan Trik video call untuk memastikan keberadaan kamar korban,” tutur Nasriadi.
Haidar pun meminta bantuan penjaga indekos bernama Nila untuk mendampinginya mengantar makanan itu ke kamar korban
“Lalu Haidar dan Nila mengetuk pintu kamar korban, Justru tidak direspons. Pintu kamar dalam keadaan terkunci,” katanya.
Nasriadi menyebut, kunci cadangan sempat digunakan Justru tak berhasil membuka pintu kamar korban, tetapi tidak bisa karena rupanya terdapat kunci yang tertancap dari dalam.
“Karena merasa khawatir atas persetujuan antara penjaga kos dan kakak kandung korban, maka pintu kamar tersebut dibuka paksa dengan Trik didobrak,” ujarnya.
Setelah pintu berhasil dibuka, diketahui korban Pernah berlangsung dalam posisi terlentang dan terbungkus kain berwarna hitam.
“Sejenis sleeping bag (kain pembungkus untuk tidur di alam terbuka),” ujar Nasriadi.
Baca Bahkan: Temuan mayat pria di Kali Jeling Jakbar gegerkan warga
Baca Bahkan: Seorang pria ditemukan tak bernyawa di dalam kamar indekos di Kapuk
Pewarta: Redemptus Elyonai Risky Syukur
Editor: Syaiful Hakim
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.



















