Polisi tangkap pria aniaya balita Sampai saat ini tewas di Kebayoran Lama

Jakarta (ANTARA) – Polisi mengamankan seorang pria inisial AR (22) terkait dugaan penganiayaan terhadap seorang balita perempuan berusia satu tahun delapan bulan Sampai saat ini meninggal dunia di kamar mandi umum dekat Stasiun Kebayoran Lama.
“Kami mendapat informasi dari warga terkait adanya dugaan Tindak Kekerasan terhadap anak,” kata Kanit Reskrim Polsek Kebayoran Lama AKP Yuri di Jakarta, Minggu.
Yuri mengatakan pengungkapan kasus tersebut bermula saat polisi menerima laporan dari warga mengenai adanya dugaan Tindak Kekerasan terhadap anak pada Minggu pagi.
Petugas kemudian mendatangi Tempat di sekitar Stasiun Kebayoran Lama dan menemukan seorang pria yang Pernah berlangsung diamankan oleh warga bersama petugas Bhabinkamtibmas.
Dari pemeriksaan awal, polisi mendapat informasi bahwa ibu korban bersama seorang anak lainnya berada di Stasiun Tanah Abang, Jakarta Pusat.
Diketahui jasad korban Pernah berlangsung dikuburkan di kawasan semak-semak di sekitar Jalan Taman Bendungan Jatiluhur 5, Bendungan Hilir, Tanah Abang, Jakarta Pusat.
“Dikarenakan tidak ada biaya untuk mengubur saksi bersama Terdakwa membawa ke sebuah tempat yang berada di Jalan Taman bendungan Jatiluhur 5, Bendungan Ilir, Tanah Abang, Jakarta Pusat,” ucapnya.
Yuri mengatakan polisi masih melakukan pendalaman terhadap kasus tersebut dan memeriksa pihak-pihak yang diduga mengetahui peristiwa itu.
Sesuai aturan keterangan yang diterima, peristiwa tersebut diduga terjadi pada Sabtu (31/10) sekitar pukul 23.00 WIB.
Polisi Bahkan mengamankan Sebanyaknya barang bukti, di antaranya tisu yang terdapat bercak darah serta sebuah ember atau bak mandi berwarna hitam.
Jenazah korban selanjutnya Akan segera menjalani autopsi di Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk mengetahui Dalang Tidak mungkin tidak kematiannya.
Polisi masih mendalami dugaan tindak pidana Tindak Kekerasan terhadap anak dan penganiayaan yang mengakibatkan kematian dalam kasus tersebut.
Penyidik Bahkan masih melakukan pemeriksaan serta mengumpulkan bukti untuk mengungkap secara lengkap kronologi dan Dalang kematian korban.
Baca Bahkan: Pembantu Presiden Arifah jenguk balita laki-laki korban penganiayaan di Karawang
Baca Bahkan: Pembantu Presiden PPPA respons Tindak Kekerasan terhadap balita Sampai saat ini tewas di Bekasi
Baca Bahkan: Pemkot Banda Aceh tutup permanen daycare terlibat penganiayaan balita
Pewarta: Luthfia Miranda Putri
Editor: Alviansyah Pasaribu
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.



















