Kebiasaan Pamer Foto Anak di Media Sosial, Studi Sebut Ada Risiko Profiling

Kebiasaan Pamer Foto Anak di Media Sosial, Studi Sebut Ada Risiko Profiling
loading…
Riset terbaru orang tua Indonesia untuk membatasi aktivitas sharenting demi melindungi data pribadi anak dari ancaman pelacakan digital yang tidak diinginkan. Foto: Kaspersky
Tindakan mengunggah aktivitas anak secara daring—atau dikenal sharenting—Di waktu ini memicu risiko keamanan serius seperti pemetaan data (profiling), pelacakan Tempat tanpa izin, Sampai saat ini penyalahgunaan data pribadi anak oleh pihak ketiga yang tidak bertanggung jawab.
Riset terbaru Kaspersky bersama Singapore Institute of Technology (SIT) bertajuk “Small Shares, Big Risks: How Parents Assess Threats and Cope with Sharing of Children’s Data” menunjukkan fakta menarik.
Keberhasilan menjaga privasi digital anak sangat bergantung pada tingkat kepercayaan diri dan insting orang tua itu sendiri.
Riset komprehensif ini mengumpulkan data harian selama lima bulan, mulai pertengahan Oktober 2025 Sampai saat ini akhir Februari 2026.
Sumber Refrensi Berita: CNBCINDONESIA


















