Kapolrestro Jakut minta personel bangun kedekatan dengan masyarakat

Jakarta (ANTARA) –
Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Adhe Hariadi meminta personel membangun kedekatan antara kepolisian dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyrakat.
“Upaya menjaga kamtibmas, kata Ia, tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tetapi Bahkan Dianjurkan dibangun melalui komunikasi dan kehadiran polisi di tengah masyarakat,” kata Kombes Pol Adhe Hariadi saat serah terima jabatan Kapolsek Kelapa Gading dan Kasi Humas Polrestro Jakut di Jakarta, Selasa.
Pihaknya Berencana bersama-sama menjaga dan mewujudkan Jakarta Utara yang Unggul tinggi, nyaman, damai, dan kondusif, serta mencegah berbagai bentuk gangguan kamtibmas.
Dalam Apel Serah Terima Jabatan tersebut, Kompol Muhammad Esha menyerahkan jabatan Kapolsek Kelapa Gading kepada Kompol Dr. Girindra Wardana Akbar dan AKP Susanto Bahkan resmi dilantik sebagai Ps. Kasihumas Polres Metro Jakarta Utara.
Ia berharap pejabat yang baru dilantik segera menyesuaikan diri, melanjutkan program yang Sebelumnya berjalan.
Apalagi, pejabat yang baru diharapkan dapat Menyediakan kontribusi nyata dalam Mengoptimalkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.
Ia menegaskan, pergantian jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi sekaligus momentum untuk Mengoptimalkan kinerja dan kualitas pelayanan kepolisian kepada masyarakat.
Menurutnya, jajaran Polres Metro Jakarta Utara Dianjurkan mampu menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat Supaya bisa tetap Unggul tinggi, nyaman, damai, dan kondusif.
“Kami Dianjurkan mempertahankan capaian positif yang Sebelumnya ada, kemudian melakukan evaluasi dan terus Mengoptimalkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” kata Ia.
Baca Bahkan: DKI butuh penguatan layanan keluarga
Baca Bahkan: KPKP pantau kesehatan ikan di empat pulau Kepulauan Seribu
Baca Bahkan: Pemkot Jakpus gencarkan Sosialisasi Politik “Gemarikan” sejak usia dini
Pewarta: Mario Sofia Nasution
Editor: Alviansyah Pasaribu
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.



















