Polisi selidiki kasus pelecehan pemengaruh Sashfir di toilet Senopati

Jakarta (ANTARA) – Kepolisian menyelidiki kasus pemengaruh (influencer) Sashfir atau Fira Assegaf yang mengaku mengalami trauma akibat dugaan pelecehan di area toilet restoran steik di kawasan Senopati, Jakarta Selatan, pada April 2026.
“Terhadap Perkara Pidana yang saudara tanyakan, Pada Di waktu ini Perkara Pidana dalam penanganan unit PPA Sat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan pada tahap penyidikan,” kata Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Joko Adi kepada wartawan di Jakarta, Jumat.
Joko mengatakan terhadap terlapor Sudah didengar keterangan sebagai saksi.
Sampai saat ini Di waktu ini, kepolisian masih dalam proses penyelidikan dengan meminta keterangan dari beberapa pihak dan belum menetapkan status Pelaku Kejahatan.
“Dalam Perkara Pidana ini belum ada yang ditetapkan sebagai Pelaku Kejahatan,” ucapnya.
Merujuk pada kronologi, Sashfi saat itu Pada Di waktu ini sedang menggunakan toilet. Saat itu, Ia melihat benda berbentuk kotak berupa ponsel yang disodorkan dari atas.
Kemudian, Ia segera keluar untuk mencari pelaku. Sekalipun pelaku berlari ke lantai bawah dan mendatangi dapur restoran.
Saat itu, Ia mencari pelaku dengan mengelilingi restoran dan meminta gedung itu diblokir. Ia mengingat ciri pria itu, Disebut juga pria tinggi, kulit kecoklatan, dan memiliki ponsel iPhone berwarna hitam.
Sampai saat ini Pada akhirnya, Ia menemukan pelaku Sekalipun tidak mengakui perbuatannya. Sashfir memilih melaporkan kejadian ini ke kepolisian.
Baca Bahkan: Polda Metro Jaya segera gelar Perkara Pidana setelah periksa Betrand Peto
Baca Bahkan: DKI sebut kasus guru lecehkan murid di SMKN 27 dalam pemeriksaan
Baca Bahkan: Pram minta guru pelaku pelecehan di SMKN 27 Jakarta diproses hukum
Pewarta: Luthfia Miranda Putri
Editor: Mentari Dwi Gayati
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.




















